Kamis, 02 Desember 2010

Hubungan antara Ice cream dan Batuk

Ice cream pasti menjadi makanan favorit siapa saja, terutama anak-anak. Tetapi, makanan ini diam-diam menimbulkan banyak problem bagi sebagian penikmatnya. Misalnya, ada orang yang jadi sakit kepala saat merasakan sensasi dingin dari ice cream. Ada juga yang tenggorokan jadi perih setelah makan ice cream. Atau, masih ingat ketika ibu Anda melarang Anda makan ice cream dan mengatakan, "Jangan makan es dulu ya, kamu kan lagi batuk?"

Benarkah ice cream adalah penyebab itu semua? Apa saja fenomena yang ditimbulkan oleh ice cream?

Sakit kepala dan tenggorokan perih
Sebuah edisi Harvard Women's Health Watch tahun 2009 pernah menjelaskan bahwa suhu dingin menyebabkan tekanan darah mengerut, dan cepat membesar kembali. Reseptor nyeri di dekatnya lalu akan memicu saraf trigeminal sebagai sinyal rasa sakit. Salah satu cara untuk memulihkan rasa sakit itu adalah dengan melengkungkan lidah, lalu menekannya di langit-langit mulut. Atau, makan saja perlahan-lahan.

Bila Anda jadi terbatuk-batuk setelah makan ice cream (atau minuman dingin lainnya), kemungkinan hal ini disebabkan oleh perubahan suhu yang ditimbulkan. Akibatnya, saluran pernafasan jadi teriritasi. Kemungkinan lainnya, karena produk olahan susu biasanya mempengaruhi air lius, dan hal ini bisa menyebabkan lendir yang kental, yang bisa mengiritasi bagian belakang tenggorokan. Saat itulah Anda merasa ingin batuk.

Namun, kebalikan dari apa yang Anda kira, menurut para dokter anak ice cream ternyata bisa mengurangi nyeri pada tenggorokan. Namun perlu diketahui lebih dulu, apakah radang tenggorokan tersebut disebabkan oleh infeksi virus, atau infeksi bakteri? Jika penyebabnya infeksi virus, rasa nyeri itu akan hilang dengan sendirinya. Sedangkan bila infeksi bakteri penyebabnya, Anda butuh antibiotik untuk menyembuhkannya.

Nah, menurut Russell Steele, MD, profesor dan wakil ketua Department of Pediatrics di Louisiana State University School of Medicine, New Orleans, bila yang Anda alami adalah radang akibat infeksi virus, ice cream bekerja lebih baik daripada makanan apa pun untuk meredakan nyeri tersebut.

Seringkali, radang tenggorokan terjadi karena sistem kekebalan Anda sedang terganggu. Pada saat seperti ini, Anda perlu makan makanan yang baru dimasak, makanan bergizi yang akan memberikan Anda kekuatan untuk memerangi infeksi tersebut. Anda juga perlu menghindari makanan yang bisa mengiritasi tenggorokan, seperti cokelat atau permen (saat ditelan). Begitu juga makanan yang asam seperti jus lemon, jus cranberry, atau acar timun. Kadang-kadang, makanan pedas juga berguna, berkat kandungan capcaisin-nya. Namun, efeknya pada setiap orang berbeda. Anda bisa saja kurang cocok dengan makanan pedas.

Makanan yang disarankan adalah yang lunak, seperti sup ayam, dan tentunya ice cream tadi. Lucinda Halstead, MD, asisten profesor di Department of Otolaryngology and Communicative Sciences di Medical University of South Carolina in Charleston, menyarankan untuk mendiamkan dulu ice cream dalam suhu ruangan beberapa menit sebelum menyajikannya.

"Apa pun yang terlalu dingin, bisa tidak nyaman ketika ditelan," katanya. Kecuali, bila Anda atau si kecil bisa mentoleransi rasa dingin tersebut.

Sumber : Shine- kesehatan.kompas.com

Lihat juga:
Dim Sum

Rabu, 01 Desember 2010

Menu ala Rumahan

Inilah menu rumahan ala Jepang: semangkuk nasi organik dan lauknya berupa hidangan okazu atau ikan laut semacam makarel, salmon, atau tuna yang dipanggang atau digoreng dengan bumbu saus miso, dashi, atau kecap Jepang.

Untuk pelengkapnya, ada asinan, sup, dan sayuran. Atau bisa juga dicoba hidangan serupa dengan ikan makarel panggang yang disajikan dengan parutan lobak Jepang.

Lho, kok hidangan itu tak berbeda dengan hidangan rumahan Indonesia, ya? Apa kabar Sushi, sashimi, dan sukiyaki khas Jepang yang mendunia itu? Nanti dulu, ada cerita menarik dari Restoran Ootoya, tempat makanan rumahan ala Negeri Sakura ini dihidangkan.

"Memang masakan rumahan orang Jepang sebenarnya tak jauh berbeda dengan masakan Indonesia. Kebanyakan hidangan ikan hanya dibedakan oleh bumbu dan jenis ikannya," kata Shienny Lie, Manajer Operasional Rumah Makan Ootoya, di Plaza Indonesia, Kamis pekan lalu.

Set hidangan okazu ini, menurut Shienny, merupakan masakan rumahan paling umum di seluruh kepulauan Jepang. Sementara tak semua orang Jepang menyantap sushi, sashimi, atau sukiyaki setiap hari.

"Sushi, sashimi, dan sukiyaki adalah menu khusus yang dimakan orang Jepang pada waktu tertentu," kata Shienny. Sushi dan sashimi umumnya dihidangkan pada jamuan makan malam resmi. Sedangkan sukiyaki adalah masakan yang dinikmati pada hari terdingin dalam setahun di negara empat musim itu.

Selain okazu, hidangan mi (men-rui) sering dikonsumsi dalam keseharian masyarakat Jepang. Salah satunya Miso Nikumi Udon. Untuk menu ini, Toyokazu Ikeda, chef kepala di Rumah Makan Ootoya, menjelaskan cara pembuatannya.
"Udon dimasak dengan menggunakan dua macam pasta miso. Kemudian direbus dengan caisim, shitake, ayam panggang, daun bawang, wortel, tahu, sawi putih, dan dihiasi dengan telur setengah matang di atasnya," katanya. Rasanya, hmm... khas mi Jepang dengan kuah manis-asam.

Ada pula masakan bergaya donburi (satu mangkuk nasi dengan topping sayur dan lauk). Chicken Katsu Tojidon disediakan dalam mangkuk nasi dengan ayam goreng tepung yang disiram dengan campuran saus, bawang bombai, dan telur. Di antara semua menu yang Tempo coba, menu yang mirip nasi goreng ini tampaknya bakal paling cocok bagi lidah orang Indonesia.

Hidangan nabe (kukusan) dan yaki (panggang dan goreng) seperti tersedia. Menurut Shienny, bangsa Jepang menyantap makanan yang relatif sederhana dalam kesehariannya. "Tapi disiapkan secara cermat dari sisi gizi atau jumlah kalori makanan. Ini yang jadi keunggulan masakan Jepang," kata dia.

Rumah Makan Ootoya didirikan oleh Mitsumori Eiichi di Stasiun Subway Ikebukuro, Tokyo, pada 1958. Franchise ini telah berkembang menjadi 250 outlet yang tersebar di Asia tahun ini, tiga di antaranya di Indonesia, berlokasi di Senayan City, Pacific Place Mall, dan Plaza Indonesia.

Meskipun Ootoya merupakan rumah makan franchise, penyajiannya berbeda dengan rumah makan franchise lainnya. "Masakan baru dimasak setelah dipesan, made to order. Jadi masakan akan tetap segar ketika dihidangkan," kata Shienny.

Baru-baru ini, Ootoya juga menyediakan menu sushi dan sashimi untuk pelanggannya. "Sushi dan sashimi bukan menu harian orang Jepang. Tapi, karena banyaknya permintaan, kami menyediakan menu ini," kata Shienny. Soal harga, Rumah Makan Ootoya mematok banderol makanan mereka Rp 30-70 ribu. | AMANDRA MUSTIKA MEGARANI

Sushi Vs Sashimi

Keistimewaan sushi serta sashimi terletak pada teknik memotong dan kesegaran ikannya. Toyokazu Ikeda, chef kepala di Rumah Makan Ootoya, menunjukkan demo memasak sushi dan sashimi dalam media gathering pekan lalu.
"Perbedaan antara sushi dan sashimi terletak pada nasi. Sushi selalu dipasangkan dengan nasi, sementara sashimi dapat langsung dinikmati dengan cuka atau wasabi," kata Ikeda dalam bahasa Indonesia yang cukup fasih.

Perbedaan lainnya terletak pada tebalnya potongan ikan. "Untuk sashimi, potongannya berjarak 50 milimeter, sementara sushi tak lebih dari 5 milimeter." Ootoya menyediakan sashimi dan kaisendon (seafood mix) yang dihidangkan bersama wasabi, cuka, dan saus.

Ada berbagai jenis sushi. Ootoya menyediakan sushi jenis nigiri dan maki. Nigirizushi adalah potongan daging sushi yang ditempelkan di atas ikan. Adapun makizushi dibuat dengan cara menggulung daging sushi dan nasi dengan bantuan rumput laut kering (nori) serta tikar bambu.

Daging sushi dan sashimi bermacam-macam: dari udang, tuna, cumi, salmon, bawal mutiara, sampai gurita. "Khusus untuk gurita, tidak boleh dimakan mentah. Harus matang benar," kata Ikeda. Kalau tak matang, daging gurita--yang konon bermanfaat untuk membuat pria perkasa--bisa membuat tubuh gatal-gatal. | AMANDRA MM

Sumber : tempointeraktif.com

Lihat juga:
Sate
Steak

Soto Daging Angsa

Soto merupakan makanan yang banyak disukai oleh masyarakat. Banyak variasi dari soto, seperti soto daging sapi atau soto daging ayam, namun apakan anda pernah mencoba soto daging angsa. Sepertinya soto angsa patut menjadi menu altenatif, pada saat berbuka puasa maupun nanti ketika lebaran. Kreator soto angsa, Chef Budi Prasetyo mengatakan, pihaknya sengaja memilih daging angsa untuk alternatif karena, jarang digunakan sebagai bahan masakan.

“Jika dimasak dan dirasakan dagingnya tidak kalah enak dengan ayam.” ujar Budi yang juga merupakan Chef Kepala di hotel Lor in. Budi menambahkan, untuk membuat soto angsa tersebut diperlukan daging angsa yang beratnya antara 1,5-1,7 kg. ”Dengan usia angsa antara 4-5 bulan,” terangnya saat ditemui Timlo.net di dapur Lor In. Sedangkan untuk bumbunya sendiri sangat mudah didapat, seperti tomat, seledri, daun bawang.

Cara memasak soto angsa tersebut cukup mudah, setelah angsa dibersihkan rebus angsa selama 4-5 jam dengan menggunakan api sedang. Tekstur dagingnya berbeda sehingga memerlukan waktu agak lama. Selama menunggu daging masak, siapkan bahan-bahan pelengkap seperti ketupat, telur asin, berkedel, kerupuk, jeruk nipis, dan sambel hijau.

Budi menambahkan, menu soto angsa tersebut memang disiapkan untuk menyambut lebaran tahun ini. ”Saya sengaja menghidari membuat makanan yang menggunakan santan.” ungkap Budi. Sementara itu, soto tersebut dapat anda cicipi di Sasono Budjono dengan harga Rp 65 ribu per porsi, atau mungkin anda ingin membuat sendiri di rumah dengan menambahkan kreasi yang lain. Silahkan mencoba.

Sumber : Hendra/Timlo.net

Lihat juga:
Dim Sum
Sour Sally

Gelas Wine yang berbeda

Ternyata, setiap jenis Wine atau anggur memiliki bentuk gelas sendiri-sendiri. Wine yang baik dibedakan dari rasa, bau dan penampilan fisiknya ketika di putar di dalam gelas. Semua hal ini tentunya akan didukung dengan pemilihan gelas yang tepat. Bahkan ada beberapa wine yang dapat menampilkan rasa terbaiknya hanya jik
a mereka disajikan dalam gelas yang tepat.

Gelas wine memiliki tiga komponen utama:
Dasar (base): merupakan pendukung utama kondisi gelas, dan mempertahankan posisi tetap tegak.
Batang (stem): tempat Anda memegang gelas sehingga tidak akan memindahkan panas tubuh Anda kepada Wine dan juga mencegah Anda meninggalkan bekas di permukaan gelas.
Badan (body): tempat yang menampung semua rasa minuman yang disajikan.

Semua gelas wine didesain agar anggur dapat dinikmati dengan cara yang pas. Desain gelas ini tidak dibuat sembarangan. Pada umumnya, ada empat tipe gelas Wine yang sering digunakan, walaupun dalam kasus khusus aturan ini dapat sedikit berubah.

Gelas Wine merah
Bentuk gelas untuk Wine merah lebih bundar dibanding gelas Wine lainnya. Tangkainya juga lebih kecil karena banyak orang yang cenderung memegang bagian badan gelas ketika menikmati minuman ini. Bagian badan gelas juga dibuat lebih lebar sehingga wine akan lebih banyak bersentuhan dengan udara sehingga membuatnya dapat memancarkan aroma dan rasa yang berani. Rasa kompleks dari anggur merah menjadi lebih lembut ketika bersentuhan dengan udara.

Gelas Wine putih
Gelas untuk anggur putih memiliki bentuk yang ramping dengan batang yang panjang. Bentuk badan gelas ini menyerupai huruf U, sehingga aromanya tersalurkan dengan tepat dan Wine yang ada akan tetap dingin untuk waktu yang lama. Bentuknya yang ramping akan menyebabkan orang memegang bagian batang gelas, sehingga anggur putih yang sangat sensitif terhadap suhu tidak akan terganggu oleh panas tubuh peminumnya.

Bentuk bibir gelas Wine putih ini akan menyalurkan Wine ke bagian samping dan depan dari mulut, sehingga rasa manis Wine putih akan benar-benar mengelus lidah peminumnya. Varian dari gelas Wine putih ini banyak, karena tergantung dari rasa Wine yang disajikan. Kerenyahan, usia Wine yang muda atau tua, bahkan kekuatan Wine putih akan mempengaruhi jenis gelas.

Gelas Wine sparkling
Gelas untuk jenis sparkling mirip dengan gelas Wine putih. Bedanya, badannya sedikit lebih panjang. Bentuk seperti ini akan membantu pada saat anggur dituang, dan menahan karbonasi yang ada di dalam Wine agar tetap terjaga sebanyak mungkin. Tangkainya yang panjang berfungsi mengurangi kontak dengan tubuh karena Wine tipe sparkling, seperti sampanye, sangat sensitif terhadap perubahan suhu atau panas tubuh si peminum.

Gelas Wine pencuci mulut
Dikenal juga sebagai gelas aperitif (minuman keras pemicu nafsu makan). Biasa digunakan untuk menyajikan port, sherry, liquers dan berbagai macam tipe aperitif lainnya. Ukuran standar Wine ini adalah 120 ml, tujuannya adalah untuk membentuk badan yang cukup kecil sehingga Wine akan dikirimkan ke bagian belakang rongga mulut, dan rasa manis dari Wine pencuci mulut ini tidak akan mematikan rasa yang ada di dalam mulut peminumnya. Wine tipe ini biasanya memiliki kadar alkohol tinggi, sehingga gelas kecil akan sempurna bagi penyajian Wine pencuci mulut.

Sumber : Ade Jayadireja-SendokGarpu.com

Lihat juga:
Burger King
Sour Sally

Selasa, 30 November 2010

Steak Saus Mangga

Mungkin Tenderloin Steak biasa jadi menu andalan di restoran, cafe atau hotel. Biasanya tenderloin steak disajikan dengan saus barbeque, mushroom atau black pepper. Lalu bagaimana ya rasanya jika Tenderloin Steak disajikan dengan Mango Sauce atau Saus Mangga?

Sensasi rasa manis segar itulah sepertinya yang coba disuguhkan Hotel Savoy Homann dengan menu andalan terbarunya Pan Grill Tenderloin Steak with Mango Sauce.

"Sekarang kan lagi musim mangga, jadi kita memanfaatkan bahan yang sedang banyak tersedia untuk dikreasikan dalam menu yang ada," ujar Chef Yayan Suryana.

Mangga yang digunakan adalah jenis Mangga Arum Manis yang rasanya menurut Yayan bisa masuk kemanapun. "Mangga Arum Manis taste-nya masuk kemana saja," tuturnya.

Untuk membuat Manggo Sauce yang segar itu, Yayan memblender Mangga lalu menambahkan krim dan susu kemudian dipanaskan sambil menambahkan butter. Ditambahkannya butter disebut Yayan untuk membuat saus lebih mengkilat dan menggoda lidah.

Pan Grill Tenderloin Steak with Mango Sauce ini disajikan bersama Vegetable Timbale, yang terdiri kentang, wortel dan brokoli yang telah dihancurkan dan diolah. Kemudian disusun dalam tumpukan sehingga hasilnya berwarna-warni.

"Biasanya teman steak itu kentang, kali ini diganti dengan Vegetable timbali dari beberap sayuran," jelas Yayan yang telah berpengalaman menjadi chef selama 32 tahun itu.

Satu porsi Pan Grill Tenderloin Steak with Mango Sauce terdiri dari sekitar 180 gram daging has dalam pilihan yang telah diolah dengan bumbu dan dipanggang di grill. Tak lupa, Rainbow Paprika dan Chesee Stick ikut mempercantik menu ini.

Main course seharga Rp 50.000 ini sangat cocok untuk menu dinner Anda. Selamat mencicipi sensasi rasa Pan Grill Tenderloin Steak with Mango Sauce!(tya/avi)

Sumber : Tya Eka Yulianti - detikBandung

Lihat juga:
Dim Sum

Soto Umar yang enak

Salah satu yang layak Anda coba adalah Soto Betawi Umar Idris. Tak sulit menemui kedai yang satu ini. Dari perempatan Slipi, kedai ini ada di sebelah kanan, sekitar 100 meter jauhnya dari Hotel Santika.
Pasti ketemu, soalnya spanduk berwarna hijau ngejreng bertuliskan nama kedai ini tampak mentereng. Jadi, jangan khawatir Anda akan salah masuk ke warung betawi lainnya.

Sebagaimana layaknya kedai, penampilannya memang sederhana. Persis seperti kedai betawi kebanyakan, tidak ada ornamen yang mencolok. Yang ada adalah jajaran enam meja makan panjang yang masing-masing dikelilingi enam kursi.

Memang, tak ada juga pelayan yang menyambut. Jadi, kalau ke sini, pengunjung langsung menyerbu meja yang ada di pojok kedai. Di situ terhampar aneka gorengan: daging sapi, jeroan, babat, juga paru.
Selesai memilih, pelayan dengan sigap akan memotong-motong isi soto pilihan. Beres dengan aksinya, sejurus kemudian, pelayan akan menyiram isi soto dengan kuah putih yang panas. Ditambah dengan bawang goreng, daun seledri, emping, serta perasan jeruk limau.

Wah..., aroma soto langsung menguar tajam menusuk seluruh saraf perasa, membuat pembeli tak sabar ingin segera menyantapnya.

Tidak seperti kebanyakan soto betawi, Soto Umar Idris nihil potongan-potongan kentang dan tomat, lo. Bahkan, kuah juga tak terlalu pekat. “Ini yang membedakan kami dengan warung betawi kebanyakan,” ujar Budi Hanurawanto, anak Umar Idris yang menjadi penerus usaha. Maklum, meski mengusung nama soto betawi, keluarga Umar sejatinya asli Tegal. Walhasil, “Kami memang memadukan rasa betawi dengan tegal,” ujar Budi.

Meski begitu, rasa boleh diadu. Kuah yang encer tidak mengurangi rasa gurih yang tertinggal di rongga mulut. Paduan santan dan susu dalam takaran yang pas malah membuat kuah tidak berasa enek.

Kenikmatan makin lengkap saat mengunyah potongan daging. Empuk dan gurih! Sebagai pelengkap rasa, Anda bisa menambah keripik tempe atau perkedel yang tersedia di meja makan. Renyah keripik tempe akan membuat Anda tak berhenti menggoyang lidah untuk menandaskan semangkok soto dan sepiring nasi putih.

Jika tak suka mengudap daging sapi maupun jeroannya, Anda bisa menjumput daging ayam berikut ati ampela sebagai pilihan pengganti. Suwiran daging ayamnya juga empuk dan gurih. Tak kalah dengan potongan daging.

* Buka dari pagi sampai pagi lagi
Saban hari, kedai ini buka resmi mulai jam 8 pagi. Budi nyaris membuka kedai sepanjang hari. Dia baru tutup warung saat pagi menjemput, atau sekitar jam 4 pagi pada keesokan harinya. Makanya, ayah dua anak ini menerapkan sistem kerja shift alias bergantian bagi 7 karyawannya. “Separo masuk pagi sampai sore. Sisanya malam sampai pagi,” beber Budi.

Namun, jam paling sibuk kedai adalah saat makan siang, yakni mulai jam 11.00 sampai 14.00 siang. Banyak karyawan di sekitar Slipi, Petamburan, dan Tanah Abang menyerbu kedainya. Sementara, saat malam menjelang atau jam 19.00 sampai 20.00, kedai juga ramai. “Banyak karyawan mampir sebelum pulang,” cetus Budi.
Saat malam sampai dini hari, kedai menjadi langganan orang-orang yang suka melek sampai menjelang subuh.

Budi tak khawatir bakal kekurangan pasokan daging atau jeroan yang menjadi andalan dagangannya. Pemasok di bilangan Tanah Abang siap memenuhi kebutuhan kedai. “Bahan dijamin fresh dan pilihan, lo,” ujar dia berpromosi.
Hantaman krisis nyatanya ikut dirasakan Budi. “Ada penurunan pengunjung sekitar 30%,” ujar Budi yang tak mau menyebutkan jumlah pengunjung. Yang pasti, sepanjang hari, Budi menandaskan daging sapi sampai 30 kg. Omzet harian yang masuk ke kantong Budi sekitar Rp 4 juta sampai Rp 5 juta.

Kalau dipotong dengan ongkos produksi Rp 2,5 juta per hari, uang masuk ke kantong Budi tinggal Rp 1,5 juta sampai Rp 2,5 juta. “Itu belum termasuk untuk gaji karyawan, lo,” ujar Budi buru-buru.
Mungilnya omzet lantaran banderolan harga menu di kedai ini tergolong murah. Sepotong daging dengan ukuran dua jempol jari Rp 2.000. Pun begitu dengan jeroan. Satu paket lengkap dengan nasi hanya seharga Rp 13.000.

Sayangnya, dengan waktu buka tak terbatas, Budi hanya menyediakan satu menu: soto betawi. Minumannya pun tak banyak pilihan. Hanya ada teh dan jeruk. Toh, kedai ini telah bertahan sampai 40 tahun!

ALAMAT 'SOTO UMAR IDRIS':
Jl. KS Tubun 15 B Jakarta Pusat
Ph: 021 - 5367982

Sumber : umar idris-weekend.kontan.co.id


Lihat juga:
Wine

Sate

Kelezatan si Dim Sum

Dim Sum merupakan makanan berukuran kecil dan dimasak dengan digoreng atau direbus. Biasanya menu-menu itu disajikan dalam wadah bundar berbahan bambu. Ada beragam pilihan menu Dim Sum yang disediakan di restoran Ping, salah satunya ialah egado, Dim Sum berisi daging ayam dan telur puyuh yang dibungkus kulit tahu.
Teksturnya empuk dan lembut saat disantap. Egado akan lebih enak jika disantap dengan saus sambal. Selain egado ada pula hakao yang berisi udang. Udang kupas dicampur tepung sagu, minyak wijen, sedikit vetsin, tepung ayam, ditambah garam, lada, dan gula.

Campuran itu kemudian dibungkus kulit yang terbuat dari adonan tepung sagu, tepung tang mien, dan minyak sayur lalu dikukus. Kulit hakao memakai sagu Hong Kong yang bertekstur lebih halus daripada sagu lokal.

“Kalau sagu lokal membuat Dim Sum cepat kering dan mengeras,” jelas Kardiman, chef kepala restoran Ping. Ada pula dim sum yang digoreng, yaitu dim sum udang rambutan. Udang dipotong halus lalu dimasukkan ke dalam kulit pangsit dan digoreng hingga mekar.

Apabila konsumen masih penasaran dengan menu Dim Sum ala resto Ping, dapat memilih Dim Sum berbentuk bapau, yakni bapau tausa isi. Bapau berukuran kecil itu berisi kacang merah yang sudah dihaluskan dan diberi gula. Dim Sum biasanya dikaitkan dengan tradisi yang lebih tua yaitu yum cha (upacara minum teh).

Tradisi itu awalnya dilakukan oleh para pedagang yang berkelana di sepanjang Jalur Sutra. Mereka membutuhkan tempat untuk beristirahat di sepanjang jalur itu. Kedai-kedai teh pun berdiri di sepanjang pinggir jalan.

Tidak hanya pedagang, petani yang kelelahan setelah bekerja keras di ladang juga akan pergi ke kedai teh untuk bersantai pada sore hari. Pada awalnya, minum teh harus dilakukan tersendiri dan tidak boleh ada makanan lain.

Hal itu berkaitan dengan kepercayaan masyarakat China, berat badan mereka akan naik apabila ada menu lain yang dikonsumsi selain teh. Namun, setelah diketahui teh dapat membantu pencernaan, maka pemilik kedai teh pun mulai menyuguhkan berbagai makanan ringan sebagai hidangan yang menemani teh.

Dim Sum yang berarti menyentuh hati itu berasal dari daerah Kanton, China bagian selatan. Dim Sum pula yang telah mengubah tradisi yum cha, dari kegiatan yang sifatnya kaku menjadi santai untuk berbagi cerita dan pengalaman. Di Hong Kong dan sebagian besar kota-kota di Provinsi Guangdong, China, banyak restoran Dim Sum yang melayani pengunjung sejak pukul 05.00.

Tidak heran jika Dim Sum menjadi tradisi bagi orang tua pada pagi hari setelah mereka berolah raga. Tidak jarang pula mereka menikmati Dim Sum sembari membaca koran pagi. Kebanyakan restoran Dim Sum hanya menyajikan menu-menu Dim Sum hingga menjelang petang.

Pada malam hari menu pun berganti menjadi masakan Kanton. Di Hong Kong dan China, Dim Sum yang awalnya hanya makanan ringan atau snack itu kini menjadi makanan pokok yang hadir dalam budaya makan. Di negeri Tirai Bambu itu pejabat kesehatan mengkritik tingginya jumlah lemak jenuh dan natrium yang terkandung di dalam beberapa hidangan Dim Sum.

Menurut mereka, dengan dikukus bukan berarti Dim Sum otomatis dianggap makanan sehat. Oleh karena itu, pejabat kesehatan di China merekomendasikan rakyatnya untuk menyeimbangkan makanan lemak dengan sayuran rebus, tanpa menyertakan saus.
wan/L-2

Sumber : koran-jakarta.com

Lihat juga:
Sushi
Burger King

Lima Ice cream Terlezat

Siapa yang tidak suka penganan yang satu ini? Hampir seluruh orang di dunia menyukai Ice cream. Rasanya yang beraneka ragam, kelembutan teksturnya serta dinginnya yang memikat lidah. Berikut ada beberapa ice cream yang dinyatakan sebagai ice cream terlezat di Amerika, seperti dikutip dari Forbes.

*Graeter's, Cincinnati, Ohio
Oprah Winfrey dan Sarah Jessica Parker memfavoritkan ice cream yang dijual di sini. Ice cream - nya dibuat sebanyak 2 galon dalam sekali proses pendinginan lalu diputar dalam tangki, coklat cair kemudian dituang untuk menghasilkan coklat chip beku raksasa yang akan membuat Anda ketagihan begitu Anda mencobanya.

* Ciao Bella Gelato, New York
Yang menarik di sini adalah Anda bisa memperoleh gelato lezat pada sebuah toko mungil di kota besar seperti New York. Rasa jahe, jeruk sitrun, limau dengan taburan kracker dan hazelnut biscotti. Ciao Bella juga menawarkan sorbet aneka rasa seperti soft chocolate chunk gelato dan pineapple tangerine rum.

* Margie's Candies, Chicago
Setengah berupa toko permen, setengah lagi toko ice cream, Margie's Candies beroperasi sejak 1921. Cicipilah rasa produknya dan Anda akan mengerti mengapa orang memfavoritkannya sejak 80 tahun silam! Selain es dan permen, tempat ini juga menjual milkshakes, rootbeer floats, dan ice cream sundae jumbo.

* Capogiro Gelato, Philadelphia
Kemurnian dan kekuatan rasa yang menjadikan ice cream - nya memiliki daya saing. Tempat ini resmi buka Desember 2002 lalu. Hasil kebun sendiri menjadi pilihan utama sebagai bahan dasar pembuat esnya. Selain rasa klasik, inovasi rasa baru mereka juga tak kalah bersaing seperti Rosemary Honey Goat's Milk, Mascarpone and Fig, dan Honey Cumin Gelato.

* Glacier Ice Cream, Boulder, Colo
Tempat ini selalu memiliki inovasi rasa baru hampir dalam tiap bulannya. Selain ice cream, ada gelato, sorbet, sundae, smoothies dan milkshakes sebagai alternatif di tempat ini. Rasa es yang paling digemari adalah coffee caramel crunch, Death by Chocolate, pralines dengan krim. (forbes/meg)

Sumber : kapanlagi.com


Lihat juga :
Hanamasa
Sour Sally

Senin, 29 November 2010

Steak Tahu dengan Lada

Bahan Steak :
2 potongTempe
1 Tahu
Ayam giling (sesukanya)
2 butir bawang putih digerus
1 batang seledri dicincang
1/2 bungkus Masako rasa ayam
2 butir telur
6 butir cabe rawit (aslinya kurang sih cuma tambahin sendiri)
Garam secukupnya
Gula secukupnya

Bahan Saus :
1 bawang Bombay cincang
1 sdm tepung terigu
150 ml air matang (jangan keliru air kali)
1 sdm merica (boleh hitam atau putih) gerus kasar
1/2 bungkus masako
1 sdm kecap manis (kalo bisa cap bango)
1 sdm saus tomat
gula secukupnya

Cara Olah :
Steak :
Hancurkan tempe dan tahu hingga lembut, kemudian masukkan bahan-bahan seperti ayam cincang, seledri cincang, bawang gerus, cabe rawit yang sudah dihancurkan, 1/2 bungkus masako, garam dan gula. Masukkan telur kocok hingga rata dan bahan menyatu.
Setelah itu goreng dengan margarin, dibentuk pipih menyerupai steak. Goreng hingga kuning kecoklatan.

Saus :
Tumis bawang bombay dan tepung hingga harum. Masukkan kecap, saus tomat, masako, gula dan lada gerus…dan masukkan pula airnya…aduk hingga rata dan mengental…
Bisa dimakan pake nasi, atau lontong, atau kentang dan sayuran rebus…
Selamat mencoba…

Sumber : cuek.wordpress.com

Lihat juga:
Dim Sum

Ayo Makan Dim Sum yang Halal

Salah satu jenis makanan China yang disukai adalah Dim Sum, sejenis hidangan yang penyajian semuanya di kukus , sangat menarik sekali setiap restoran yang menu utamanya menjual Dim Sum di depan kedai atau pun restaurannya di sett menggunakan alat steam ( kukus) yang di tata sangat cantik sekali. Setiap jenis Dim Sum di jual per paket biasanya untuk restaurant sedang di Brunai di jual B$ 10 untuk 5 jenis Dim Sum di Malaysia 25 ringgit dan di China saya pernah makan dengan harga 50 RMB/ yuan, dengan kuantiti sama 5 jenis Dim Sum.

Setiap jenis Dim Sum punya cita rasa tersendiri seperti Nori fish= isi ikan yang dilumatkan dicampur dengan jamur shiitake dan di bungkus menggunakan rumput laut. Caviar prawn = campuran daging ayam dan udang yang di bungkus kulit popia dan di atasnya di simpan telur ikan.ada juga sup ayam yang memakai rempah china dan ginseng dan yang paling saya sukai adalah kaki ayam yang lembut sampai ke tulang dengan bumbu memakai sos tiram dan minyak bijan dan kicap asin.

Tapi ada yang membuat menganjal satu saja Dim Sum banyak sekali memakai bahan yang non halal dan bahkan ramuan aslinya memang banyak sekali di campur dengan daging atau pun jeroan (maaf) babi.

Untuk di Brunai dan Malaysia sangat gampang sekali untuk mendapatkan dimsum yang halal karena restaurant non halal selalu di beri label ” bukan tempat untuk orang Islam ” jadi langsung kita bisa memilih yang lain tempat lain. Tapi di Singapore atau pun di China saya kerepotan sekali. Alhasil karena ingin mencoba Dim Sum di China saya pesan Dim Sum di restaurant Vegetarian yang menyajikan Dim Sum dari sayuran, tapi walau begitu tetap enak sekali.

Sumber : Tedi - wisata.kompasiana.com

Lihat juga:
Soto
Sushi

Khasiat Sate Kelinci

Kalangan wisatawan lokal meminati Sate kelinci yang dijual di Yogyakarta, karena diyakini daging hewan itu mempunyai kandungan nutrisi, tidak mengandung kolesterol, dan bisa menyembuhkan sejumlah penyakit.

"Kalangan wisatawan lokal asal Jakarta, Magelang, dan Solo meminati sate kelinci. Para pembeli saat liburan akhir pekan dan liburan sekolah sangat ramai. Rata-rata sehari bisa mencapai 50 hingga 60 pembeli," kata Tukirah, penjual sate kelinci di daerah Bantulan, Sleman, Sabtu (23/10/2010).

Menurut dia, sate kelinci memilki rasa berbeda dengan sate lain karena mempunyai manfaat bagi kesehatan, menyembuhkan vertigo, meningkatkan stamina, dan otak kelinci bisa menyuburkan rahim perempuan.

"Kami tidak kesulitan memperoleh kelinci untuk membuat satai karena sudah berlangganan dengan para peternak kelinci di pasar di beberapa daerah di Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan umur kelinci memengaruhi kualitas daging. Jika umur semakin tua, maka daging kelinci akan terasa keras. Untuk pembuatan satai kelinci hanya menggunakan kelinci yang masih berumur delapan hingga sembilan bulan.

"Kami sementara ini hanya membuka warung satai kelinci di rumah dan tidak membuka cabang di derah lain. Berjualan dimulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB. Namun jika saat liburan sekolah dan akhir pekan hanya sampai pukul 21.00 WIB karena suasana pengunjung sangat ramai," katanya.

Dia mengatakan harga jual satai kelinci relatif murah hanya Rp 11.000 per porsi. Satai disajikan dengan nasi, bumbu kacang, dan sambal kecap. Dengan mematok harga terssebut, mampu memperoleh pendapatan sekitar Rp 100.000 hingga Rp 200.000 dalam satu hari.

Tukirah mengatakan dalam sehari mampu menghabiskan lima ekor kelinci untuk dijadikan sate. "Jika saat liburan sekolah dan akhir pekan, kami malah mampu menghabiskan 10 ekor kelinci," kataya.

Seorang pembeli sate kelinci asal Klaten, Jawa Tengah, Vira Yustina mengatakan sate kelinci mengadung protein hewani, nutrisi, dan bisa menyembuhkan sejumlah penyakit.

"Yang saya tahu daging kelinci ini dapat mengobati penyakit vertigo dan bagian otak kelinci berkhasiat menyuburkan rahim perempuan," katanya.

Ia mengatakan setiap satu minggu sekali dirinya menyempatkan diri datang ke Yogyakarta hanya untuk menikmati satai kelinci ini. "Setiap satu minggu sekali, saya rutin menyempatkan diri untuk menyantap satai kelinci karena rasa dagingnya unik dan berbeda dengan rasa satai jenis lain dan mempunyai manfaat bagi kesehatan," katanya. (luc/Ant)

Sumber : wartakota.co.id

Lihat juga:
Wine
Burger King

Bagaimana Sejarah Ice cream?

Sudah pernah makan Ice cream ? Pasti sebagian besar sudah pernah kan ya ? Tetapi tahukah anda asal mula ice cream yang lezat itu ? Ice cream sudah dimulai sejak 3.000 tahun lalu. Para kaisar China adalah orang-orang pertama yang beruntung mencicipi  ice cream salju. Koki mereka mengambil salju dan es dari pegunungan. Mencampurnya dengan buah-buahan, anggur, dan madu. Kemudian menghidangkannya sebagai makanan ringan untuk para kaisar. Ada pula cerita yang mengatakan bahwa bangsa Italia yang menciptakan  ice cream. Tahun 62 Masehi, dikisahkan Kaisar Nero mengirimkan budak-budaknya ke pegunungan untuk membawa salju dan es. Koki-koki Nero juga mencampur es dan salju tersebut dengan buah-buahan dan madu.

Untuk resep  ice cream, ada juga beberapa kisah yang mewakilinya :

1. Tahun 1295, Marco Polo, kembali dari China. Dia membawa resep baru tentang cara membuat  ice cream salju. Dalam resepnya tertulis cara mencampur susu yak ke dalam salju. Sejak saat itu orang-orang kaya di Italia mulai menikmati susu beku.

2. Tahun 1533, Catherine de Medici dari Florence, Italia menjadi Ratu Perancis. Salah satu yang dibawanya ke Perancis adalah resep membuat susu beku. Tidak lama kemudian, semua koki di Perancis membuat makanan ringan itu. Salah satu koki Perancis membuka toko untuk menjualnya. Dia koki pertama yang menambahkan berbagai rasa seperti coklat dan stroberi ke dalam susu beku.

3. Ketika Charles I dari Inggris mengunjungi Perancis tahun 1600 an, dia disuguhi susu beku. Saking sukanya, Charles I meminta koki Perancis menjual resep susu beku padanya. Sejak resep ada di tangan raja Inggris, semua orang-orang kaya di situ pun mulai menikmati hidangan penutup yang enak itu.

4. Tahun 1700, Gubernur Bladen dari Maryland, asal Inggris, menghidangkan  ice cream  kepada para tamunya. Tujuh puluh enam tahun kemudian, toko  ice cream pertama di Amerika Serikat dibuka. Lokasinya di Kota New York.

Wow, menarik juga petualangan ice cream sampai menjadi lebih lezat dan terkenal ya. Saya bukan penggemar berat  ice cream, tetapi saya cukup menikmati  ice cream yang memiliki rasa coklat dan kepingan – kepingan coklat di dalamnya, itulah  ice cream favorit saya. Bagaimana dengan anda ?

Sumber : www.kidnesia.com - Joanna-citrawanita.com

Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally

Minggu, 28 November 2010

Delicacies of Dim Sum at Table8

Dim Sum? Hmm ... Who could resist? Dish that originated from southern China is indeed very popular in Jakarta and other Asian regions. Food all tiny, salty and sweet, made fresh and served steaming hot. Klakat served on bamboo and eat while menyerutup oolong tea.
If you are a fan of dim sum, stop this weekend at this restaurant. There are dozens of kinds of dim sum is served steaming hot. Warm atmosphere will make the event yum cha on the weekend so exciting and fun. Moreover, the price offered was absolutely fantastic. Cobain yuk!

That is the culture of the usual yum cha Chinese people from the Canton area. Enjoy the warmth of the dim sum, while chatting and drinking tea is routine in the morning until late afternoon. Activities yum cha or tea tasting is indeed well-liked by parents and now almost all ages like dim sum.

Dim sum has hundreds of species. Starting from the type of baked, fried until steaming. Dim sum-making material was also very diverse, as well as taste, from savory to sweet sticky sauce. Types of dim sum like siomai, hakau, bakpau, angsio chicken legs until the onde-onde is considered a popular dim sum.

If this weekend you want to taste the dim sum are special and unique with a different atmosphere, Table8 located in the basement of Hotel Mulia Senayan Jakarta could be an option. At the weekend a new Chinese restaurant Chinoiserie style offers a different choice of dim sum.

There are 28 types of dim sum on Saturdays and Sundays are served buffet and can be ordered a la carte. In addition to popular types of dim sum, there are many other unique dim sum. As Xiao Lung Pao, pouch-shaped dim sum and soup containing crab meat, Xian Xia Chang Fun, a thin sheet of dough with a stuffing of shrimp, or Tie Kuo, pan-fried chicken dumplings with meat filling.

If you like sweet dim sum, do not forget to book a winter melon, a round flat pie with lotus paste filling is legit. Or Cintoi, onde-onde a crispy skin with lotus paste filling is legit it seems. Crisp and make gentle swaying of the tongue, Tan tat Baked Egg Tart aka do not miss. Similarly, with steamed sponge layer caster, Steamed Layer Cake with custard, very soft on the tongue.
Especially for true lovers of dim sum, we recommend ordering Baked Pau, bakpau petite coated sweet crispy dough is baked with a savory stuffing chicken batter. Or Pau contains salted egg yolk mixture gently melt. Carrot cake is popular in Singapore as well not miss. In Table8, Pan-fried Radish Cake is stirred with a tasty sausage. Guaranteed to make the tongue could not stop chewing! Jakartacitydirectory.com (descendant / DTC)

Source: jakartacitydirectory.com

See also:
Soto

Delicacies of Swiss Wine

Wine - Delivery in Indonesia for more see Switzerland as a banking center of the prestigious, beautiful mountains, and tempting chocolates. Countries in the heart of western Europe, it is also known as a producer of wine grapes (wine), a leading.

Swiss Wine is losing prestige of France, which is popular with the nickname "Domestic Wine." But the quality of wine grapes from the Alpine country with no less prestigious a French-made.

Proof that took place in a banquet tasted the wine grapes (wine tasting) in Jakarta, Thursday, March 25, 2010. Located at the restaurant "Marche," Embassy of Switzerland wanted to prove to the public that their homemade wine is also high quality.

According to the Swiss Ambassador, Heinz-Nederkoorn Walker, country-made wine has been popular in foreign countries, and was popularized try for the wine enthusiasts in Indonesia. Thus, the Swiss Embassy to invite an expert on wines from their country, Bernard Bovy.

Bovy is chairman of the Foundation Lavaux, the name of an area known as a leading wine producer in Switzerland. "Lavaux is a region known as area wineries. It has an area of about 800 hectares, Lavaux wine began to be planted by local monks in the 11th century. Since then the region rely on wine as a source of revenue," said Bovy.

The Swiss government protect Lavaux - which consists of 14 villages and small towns - especially as the area wineries and their land should not be converted for property development.

"Lavaux since 2007 to get protection from the UN and declared a UNESCO Heritage Site Historical version [Agency for Cultural affairs of the United Nations]," Bovy said when giving an explanation in French who then translated to English.

To Jakarta, Bovy introduce five types of Lavaux wine production. Three is a white wine grape types Epesses, St-Saphorin Vielles Vignes, Grand Cru and Dezaley. Meanwhile, two other wine is red wine (red wine) - each type of Les Adrets St. Saphorin and Pinot Noir-St-Saphorin.

VIVAnews given the opportunity to sample five types of wine that Swiss origin. Overall, the wine-wine has a high quality, as evidenced by the strong scent though only a little is poured into special glass and has a flavor that is not too acidic.

According Bovy, the layman would consider that wine-wine that does not have different tastes. "But the true wine connoisseur can distinguish the aroma and taste of wine, which has a unique quality and which are normal," said Bovy.

He gave the example of two different types of red wine. "Les Adrets Saphorin and St-St-Saphorin Pinot Noir has a distinctive aroma and flavor. Type the latter has a stronger aroma and flavorful berries," said Bovy.

Source : vivanews

See also:
Dim Sum
Sushi

Selling Sate

There are a variety of Sate from various regions in Indonesia. Among others, sate chicken and mutton sate. Sate chicken and goat sate can be enjoyed with two kinds of spices, namely peanut sauce and seasoning sauce.

Sate chicken and lamb kebabs are usually sold with soup or curry goat, which is made by using a mixture of bone and meat goat that is not used as skewers.

Meat goats are used for sate is usually the thighs because the more tender, so much better. Processing of meat goats must be careful not hard to sate. Before baking, goat meat should be wrapped using papaya leaves to make it more tender. Young lamb is also more lenient than the old goat meat. The range of age of young goats goat sate is good for 3-5 months.

Sate Traders can sell on the main street near the market, offices, housing, or the area around campus. Usually between traders sate has a rule that for certain areas there is only one merchant. So, pay attention to the area around the location before deciding to sell at a place so as not to harm each other.

Equipment needed to run the business sate include carts, tents, tables, chairs, grill skewers, knife, and bamboo fan. Supplies eating a plate, cup, bowl (if selling soup or curry goat), spoons, and forks.
Tents can be made small or medium-sized depending on the size of the place and the level of crowd of visitors. Wood table can be made 1-2 pieces of fruit with 60-10 seats.

Business owners can drop their own hands or hire employees. Employees in the service of an order buyer or burn sate. Employees should be trained first so it knows how to burn sate meat maturity level as appropriate.

Promotion can be done by creating a banner that read kind of business that is placed around the tent or wagon. Banners can be equipped pictures or photographs of interest so that the sate can bring visitors. Continued promotion can be done by creating a brochure, especially if serving messages between (delivery order), serve the order and goat satay roll to akikah, weddings, and birthdays.

The price of a portion of goat sate Rp 10.000, - s / d Rp 12.000, -. One serving typically contains 10 sticks. The price of a share of less expensive chicken satay, which is Rp 8,000, - s / d Rp 10.000, - contains 10 sticks. Price does not include rice cake or rice. Rice cake and rice prices around Rp 2,000, - per serving. While the price of soup or curry goat around Rp 7,000, - per serving.
Sate business risk include many food vendors alike. The quality of offerings and pricing vary widely among merchants so that new players should be able to find a gap in order to compete.

Some tips and tricks sate business:
1. Maintaining the quality and taste way include a tasty marinade and the meat is tender (for goat sate). Soft goat sate indirectly to expand market share, because it began the children and adults can eat it easily.

2. Location is always bustling place of business potential as sate. The market share of food is so good at upper middle. The reason the price of one serving sate is considered quite expensive for some people. The location near the office, residential, street or shopping center is a strategic place of business a few examples of sate.

3. Cooperation with suppliers is also very important. At certain times such as religious holidays, the price of mutton increased because of demand. Cooperation with the abattoir or goat breeders will minimize the risk of shortages of raw materials or price increases that are too high.

Source: www.squidoo.com

See also:
Steak
Burger King

This Ice cream can mad you look younger

Ice cream - To inhibit the growth of wrinkles, a variety of ways do many women. Starting from using expensive creams, botox injections to plastic surgery. But, what if just by eating ice cream, the appearance of wrinkles can be delayed and the skin becomes more lustrous.

A study is being developed to create Ice cream rich in antioxidants that can prevent aging and make skin more beautiful. As quoted from Styelist.com, the study conducted by global companies, Unilever is working with Ampere Life Sciences, a biotechnology company.

They would conduct research over the past five years, developing anti-aging products, which focus on the antioxidant material. The plan, the study will develop products that contain antioxidants include several categories.

Antioxidants are a 'prima donna' world of beauty. Not only create more beautiful skin and slow the growth of wrinkles but also as an anti-cancer substances. Before the Ice cream is created, you can get antioxidants from a variety of fruits and green vegetables.

Source: Petti Lopez, Mutia Nugraheni - KosmoVivanews

See also:
Sour Sally
Hanamasa

Jumat, 26 November 2010

Wine untuk kesehatan tubuh

Daftar manfaat minum Wine (anggur beralkohol) semakin mengejutkan sepanjang waktu. Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya bahwa Wine bermanfaat untuk kesehatan hati, membangun ingatan lebih kuat, memperkuat imun, membantu mencegah hilangnya nutrisi tulang, bahkan menurunkan berat badan. Kini manfaat itu makin bertambah dengan adanya penemuan-penemuan baru terhadap kesehatan.

Di Amerika, penjualan Wine mungkin bisa mengalahkan Perancis dan Italia. Pasalnya menurut analisis, seorang wanita membeli lebih dari enam dari tiap sepuluh botol yang dijual di negara tersebut.

Data health.com mengklaim ada beberapa manfaat Wine bagi kesehatan tubuh, di antaranya:

1. Menutrisi Kepala
Minum Wine bisa memelihara kenangan indah Anda. Saat dilakukan penelitian terhadap para wanita berusia 70 tahun, yang minum satu atau lebih minuman keras tiap hari memiliki skor lebih baik ketimbang yang kurang atau tidak minum sama sekali. Wine menolong mencegah gumpalan dan mengurangi radang pembuluh darah, keduanya sudah dites di fakultas kedokteran University of Arizona. Alkohol juga membesarkan HDL, kolesterol baik, yang menolong menghilangkan sumbat arteri Anda.

2. Mempertahankan Skala Jantung
Studi menunjukkan bahwa orang yang minum Wine tiap hari memiliki massa tubuh lebih rendah ketimbang yang jarang minum. Peminum Wine moderat memiliki pinggang lebih sempit dan kurang lemak daripada yang minum minuman keras.

3. Membangun Kekebalan Tubuh
Di satu penelitian di Inggris, orang yang minum satu gelas Wine tiap hari bisa mengurangi 11% resiko terinfeksi bakteri Pilorus Helicobacter, penyebab utama radang perut, borok, dan kanker perut. Sementara penelitian di Spanyol menyebutkan bahwa orang yang minum setengah gelas per hari bisa berjaga-jaga terhadap keracunan makanan akibat kuman Salmonella jika makan makanan yang kotor.

4. Menjadi Penjaga Bagi Penderita Ovarian
Saat peneliti Australia membandingkan wanita dengan ovarian kanker dan wanita tanpa kanker, mereka menemukan sekitar satu gelas Wine yang diminum per hari bisa mengurangi penyakit tersebut sampai 50%. Para pakar menduga diakibatkan oleh anti-oksidan atau phytoestrogen yang memiliki kontra-kanker tingkat tinggi dalam Wine.

5. Membangun Tulang Yang Lebih Baik
Rata-rata, wanita peminum secara moderat memiliki massa tulang yang lebih tinggi daripada sebaliknya. Alkohol bisa menaikkan tingkat estrogen. Hormon itu melambatkan kerusakan tulang yang sudah tua ketimbang melambatkan produksi tulang baru.

6. Penyelamat Masalah Gula Darah
Wanita pra-menopouse yang minum satu atau dua gelas Wine per hari bisa mengurangi sekitar 40% tipikal diabetes. Sementara studi itu belum mencapai final, Wine sepertinya bisa membangun insulin penolong bagi pasien diabetes. (health/boo)

Sumber : kapanlagi.com

Lihat juga:
Dim Sum

Kamis, 25 November 2010

Fried Ice cream

Delicious fried Ice cream - known as the city of Bogor city culinary tour. No wonder that many restaurants are popping up to offer a different menu with an evocative sense of taste. One of them is on the road Shop Nu Teteh Pandavas Raya no.1 A, North Bogor District.

Restaurant that stood on 20 February 2005 offers another mainstay of the menu, fried ice cream. The price is quite affordable Rp8.000 per serving. "Ice cream is most interested visitors. Usually the meal is always ordered fried Ice cream, "said owner Nu Teteh Cafes, Rina Agustina.

According to him, can spend one week in five gallons of Ice cream per week, or 80 pieces in one day. Interested in the ice because Ice cream is still rare and cooking can be said is the only place in Bogor that sells unique menu. "Yes, besides that, also because it's unique and different," he said.

According to Rina, fried Ice cream is very interested visitors, especially young people, such as middle and high school students that every day can be found at the diner. Visitors also come from the employees around as well as consumers from Greater Jakarta.

Mom who likes to read the book also adds, if he deliberately offers a menu of fried Ice cream because Rina look for areas of Bogor in particular there is no menu. "Yes, quite a large community anemo turned towards this food," added Rice. (FDY)

Source: radar-bogor.co.id

See also:
Hanamasa
Sushi

Dim Sum Halal enak, harga murah

Belum ke Hong Kong jika belum makan Dim Sum. Begitu kata orang. Dim Sum, makanan berbahan dasar tepung ini, awalnya berasal dari menu dessert para raja Cina masa lalu. Umumnya, makanan ini dibuat dari bahan yang tidak halal. Jadi, turis Muslim harus hati-hati mengonsumsinya. Dim Sum adalah istilah dalam bahasa Kantonis, yang artinya makanan kecil. Biasanya, Dim Sum dimakan sebagai menu untuk sarapan menjelang makan siang atau brunch. Makanan Dim Sum ini memang populer ke dunia dari Hong Kong.

Dim Sum terdiri atas berbagai macam penganan kecil-kecil yang biasanya dinikmati bersama teh. Kegiatan untuk minum teh dan makan Dim Sum di Hong Kong disebut yam cha. Yam cha sendiri arti sebenarnya adalah minum teh. Tapi, acara minum teh itu biasanya dilengkapi dengan makan Dim Sum atau camilan kanton. Dim Sum dihidangkan dalam keranjang kecil yang terbuat dari bambu.

Lantas apakah semua Dim Sum di Hong Kong haram? Tidak juga. Ada satu yang halal. Tempatnya adalah di Wan Chai Islamic Centre. Di sini, kita bisa menikmati Dim Sum di sebuah restoran halal, yang dikelola seorang Muslim Cina. Biasaya, restoran Dim Sum penuh pada hari Sabtu dan Ahad. Keluarga di Hong Kong umumnya tinggal terpisah antara orang tua dan anak-anaknya. Yam cha pun menjadi ajang mereka untuk bertemu dan bersilaturahim.

Sumber : Subroto - bataviase.co.id

Lihat juga:
Steak
Sate

Soto Kuning Kesukaan

Soto kuning Bogor cukup banyak penggemarnya. Di kota hujan ini, banyak pula penjual soto ini menjajakan di pinggir jalan. Namun bila ingin merasakan yang paling enak, datangi Jalan Suryakencana (Surken) Bogor tepatnya Soto Pak Bongkok dan Pak Yusuf. Letaknya persis di perempatan jl. Roda, Gg. Aut, Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Soto ini dibuat dari kuah santan yang dibubuhi kunyit hingga kuning warnanya. Isinya berupa daging sapi dan jeroan yang diletakkan di atas wadah yang sudah dialasi daun pisang. Dengan besi yang diruncingkan, pembeli bisa memilih dan menusuk daging pilihan. Ada babat, lidah, daging, urat, dan usus. Setelah dipilih, tukang soto memotong-motong dalam ukuran serasi dan menatanya dalam mangkuk. Setelah dilengkapi kecap manis, irisan seledri, dan bawang goreng, daging sapi tadi disiram kuah soto nan panas. Enak sekali rasanya. Di situ disediakan juga emping goreng atau emping jengkol sebagai tambahan.

Tapi untuk bisa menikmati kenikmatan soto kuning Pak Bongkok ini, pengunjung harus datang jam 7 pagi, soalnya jam 10 sudah pasti habis. Apalagi bila hari Sabtu, Minggu, dan hari libur, pasti berebutan. Tak heran kalau Soto Pak Bongkok bisa menghabiskan 6 kg daging dan jerohan sapi seharinya.

Soto serupa bisa juga dinikmati sore hari pada pedagang yang lain. Letaknya masih di Jl. Suryakencana, di seberang Bank CIC. Penjualnya adalah Pak Iwan. Harganya sama dengan Pak Bongkok yakni antara Rp 1.500 - Rp. 3.000 atau tambah Rp 1.000 untuk nasinya.

Sama dengan Soto Pak Bongkok dan Pak Yusuf, di Soto Pak Iwan, pembeli juga harus rela antre kalau malam Minggu tiba. Soalnya bangku yang disediakan sangat terbatas. Bisa-bisa kalau kita datang pukul 19.00, sotonya sudah habis. Padahal Iwan, mulai membuka dagangannya baru pukul 17.00. Soto kuning paling enak ditemani emping jengkol. Jangan takut baunya, karena dengan pengolahan sedemikian rupa, rasa dan bau jengkol nyaris hilang. (*/unt)

Sumber: radar-bogor.co.id

Lihat juga:
Burger King
Sour Sally